Kehidupan selalu menawarkan dua pilihan, dua pilihan tersebut tak ubahnya dua sisi mata uang yang saling berdampingan, tidak dapat dipisahkan dan mungkin tidak akan pernah bisa dipisahkan. Antara kebaikan dan keburukan, dan Tuhan selalu bersikap Demokratis atas pilihan manusia. Hak perogratif jelas hanya ada pada masing – masing diri manusia itu sendiri. Terkadang manusia itu sendiri tidak paham untuk apa mereka hidup.dan pada akhirnya lahirlah generasi – generasi yang menyuarakan kebebasan, padahal mereka sendiri masih terjajah oleh dirinya sendiri dan terbelunggu oleh nafsunya. Ironi memang kehidupan ini. Ataukah jangan - jangan tuhan menyuakai Ironi?
Popular Posts
-
Assalammualaykum Wr.Wb apa kabar sahabat ?? pada kali ini saya ingin berbagi sebuah materi berkenaan dengan Rekayasa perangkat lunak. mun...
-
Assalammualaikum wr.wb, pada kesempatan kali ini saya ingin mrngulas beberapa Universitas Ternama di Amerika serikat, yang terangkum dalam...
-
Kini aku berada di sebuah ruangan tanpa jendela, ruangan yang memiliki dua pintu disisi kanan dan kiri. Dimana ketika aku memb...
-
Assalammualaikum Wr.Wb saya hanya ingin berbagi, satu minggu yang lalu kawan saya sempat bercerita . dan di tengah - tengah cerita ia meng...
-
Assaalammualaykum wr.wb saya ingin share bagai mana cara membuat program menghitung keliling lingkaran menggunakan prosedur di dalam ba...
-
Assalammualaikum wr.wb sahabat pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tentang SKPL, berhubung di kampus juga sedang ditugaskan . ini d...
-
Assalammu'alaikum saya ingin berbagi mengenai Virtualisasi, langsung saja di simak ya apa itu Virtualisasi ?? Menurut Kamus Be...
-
Assalammualaikum wr.wb. selamat malam, pada kesempatan ini saya ingin berbagi sesuatu mengenai network security atau ke amanan jaringan. d...
Video
Business
Subscribe Here
Saturday, August 15, 2015
Ini Tentang Hidup
Kehidupan selalu menawarkan dua pilihan, dua pilihan tersebut tak ubahnya dua sisi mata uang yang saling berdampingan, tidak dapat dipisahkan dan mungkin tidak akan pernah bisa dipisahkan. Antara kebaikan dan keburukan, dan Tuhan selalu bersikap Demokratis atas pilihan manusia. Hak perogratif jelas hanya ada pada masing – masing diri manusia itu sendiri. Terkadang manusia itu sendiri tidak paham untuk apa mereka hidup.dan pada akhirnya lahirlah generasi – generasi yang menyuarakan kebebasan, padahal mereka sendiri masih terjajah oleh dirinya sendiri dan terbelunggu oleh nafsunya. Ironi memang kehidupan ini. Ataukah jangan - jangan tuhan menyuakai Ironi?
Labels:
serba-serbi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment